Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Lakukan Kunjungan Kerja ke UPT Bahasa
Rabu, 6 Mei 2026, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. Arbanurrasyid, M.A., melakukan kunjungan kerja pertamanya ke UPT Bahasa UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Dalam kunjungannya, beliau disambut secara resmi oleh Kepala UPT Bahasa, Dr. Eka Sustri Harida, M.Pd. dan dalam sambutan, Kepala UPT Bahasa menyatakan ucapan terima kasih dan bersyukur atas kunjungan WR I ke UPT Bahasa, yang menunjukkan perhatiannya kepada UPT Bahasa. Dengan adanya kunjungan ini tentunya diharapkan akan semakin menambah semangat dan motivasi kerja. Kegiatan kunjungan WR1 ini dihadiri oleh staf UPT Bahasa dan utusan dosen intensif bahasa arab dan Bahasa Inggris.
Dalam arahannya, WR I menegaskan pentingnya penguatan sinergi kelembagaan guna meningkatkan mutu layanan kebahasaan bagi mahasiswa. Selain itu beliau juga menekankan urgensi tata kelola program yang adaptif, terintegrasi, dan berorientasi pada kualitas akademik. Beliau mengaitkan pengembangan UPT Bahasa dengan pendekatan theoantropoecosentris, yakni integrasi nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan keberlanjutan dalam proses pendidikan. Pendekatan ini dipandang relevan dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam kompetensi bahasa, tetapi juga memiliki kesadaran etis, sosial, dan ekologis. Selain itu, WR I berpesan agar peningkatan output mahasiswa juga harus disinergikan dengan peningkatan kualitas dan kesejahteraan dosen.
Dalam pertemuan antara WR I dengan UPT Bahasa, aspirasi dosen juga tidak kalah pentingnya untuk disahuti. Aspirasi tersebut disampaikan oleh Ustadz Burhanuddin Said Nasution, M.Pd.I dan Mr. Riandry Fadilah Nasution, M.A.. Keduanya menyoroti pentingnya dukungan institusi dalam pengembangan program kebahasaan. Beberapa hal yang menjadi perhatian para dosen intensif ini adalah peningkatan kesejahteraan dosen, penyediaan sarana yang memadai agar pelaksanaan program ke depan semakin bermutu, menghapuskan sistem peminatan untuk peningkatan kemampuan Bahasa mahasiswa, dan ketetapan waktu pemberian intensif dosen. Hal lain yang tidak kalah pentingnya disampaikan oleh para dosen adalah perhatian pimpinan pada status mereka sebagai dosen di UIN Syahada Padangsidimpuan.
Rapat koordinasi menghasilkan sejumlah poin strategis. Pertama, terkait usulan penggabungan Surat Keputusan (SK) mengajar menjadi per dosen. Wakil Rektor I menyampaikan bahwa hal tersebut dapat diupayakan, namun memerlukan penguatan regulasi agar implementasinya tetap akuntabel dan sesuai dengan sistem tata kelola institusi. Kedua, pembahasan mengenai kelas bahasa diarahkan pada transformasi sistem pembelajaran yang lebih menguntungkan mahasiswa. Upaya ini mencakup peningkatan efektivitas pembelajaran, relevansi materi, serta kontribusi nyata terhadap penguatan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa. Ketiga, dilakukan peninjauan terhadap kinerja dosen, baik dari aspek keaktifan maupun prestasi. Evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan mutu pengajaran sekaligus mendorong budaya akademik yang produktif dan berdaya saing. Keempat, ditegaskan bahwa program bahasa merupakan kebutuhan esensial bagi mahasiswa. Penguasaan bahasa menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing lulusan, baik di tingkat nasional maupun global. Apalagi program Bahasa ini merupakan program yang selalu dibanggakan untuk membentuk mahasiswa yang mampu menguasai Bahasa dengan baik, dalam rangka mempersiapkan diri menuju kampus bertaraf internasional. Keenam, aspek fasilitas turut menjadi perhatian utama dalam diskusi. Peningkatan sarana dan prasarana dinilai krusial untuk menunjang efektivitas pembelajaran serta menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan modern. Keberadaan mahasiswa yang telah diizinkan membawa gadget di lingkungan kampus, harusnya bisa didukung dengan penyediaan fasilitas wifi yang memadai sehingga pembelajaran bisa diarahkan ke pembelajaran digital, yang memang saat ini sesuai dengan kebutuhan mahasiswa,
WR I memberikan respon positif pada saran dan masukan yang disampaikan oleh UPT Bahasa dan para dosen. Berbagai upaya akan dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan program Bahasa yang diharapkan dapat mendukung kemajuan kampus, termasuk dalam berkontribusi sebagai penyumbang kepada Badan Layanan Umum (BLU). Tentunya segala hal yang menjadi masukan ini akan disampaikan kepada pimpinan untuk dipertimbangkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid antara pimpinan universitas dan UPT Bahasa dalam merancang program yang berkelanjutan, integratif, dan berorientasi pada mutu. Dengan landasan theoantropoecosentris, pengembangan kebahasaan diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.


