Rapat evaluasi Peneriamaan Mahasiswa Baru
Kamis, 7 Mei 2026 pada pukul 14.00 – selesai, Unit Pengembangan Teknis (UPT) Bahasa mengikuti kegiatan rapat evaluasi penerimaan mahasiswa baru UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan bertempat di Aula Gedung Terpadu UIN Syahada Padangsidimpuan. UPT Bahasa mengirimkan ustad Afwan, M.Pd. mewakili Kepala UPT Bahasa. Rapat evaluasi PMB ini dipimpin langsung oleh Rektor Prof. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag. yang dihadiri oleh Pimpinan Universitas sampai kepada Ketua Program Studi di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.
Selain itu, rapat juga menegaskan pentingnya penerapan gerakan one man one student, yaitu setiap civitas akademika diharapkan turut berkontribusi dalam mengajak dan merekomendasikan minimal satu calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di UIN Syahada. Gerakan ini dipandang sebagai upaya bersama dalam meningkatkan jumlah pendaftar sekaligus memperluas jangkauan promosi kampus secara langsung di tengah masyarakat.

Di sisi lain, peran duta kampus juga menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut. Duta kampus diharapkan lebih aktif bergerak dan terlibat dalam kegiatan promosi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Keaktifan duta kampus dinilai sangat penting karena mereka merupakan representasi mahasiswa yang dapat membangun citra positif kampus, memberikan informasi yang lebih dekat dengan calon mahasiswa, serta menjadi agen promosi yang mampu menjangkau kalangan pelajar secara lebih efektif.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan pentingnya optimalisasi tiga pola rekrutmen mahasiswa baru sebagai jalur masuk ke kampus, yaitu melalui jalur SPAN-PTKIN, UMPTKIN, dan jalur Mandiri. Ketiga pola penerimaan ini diharapkan dapat dimaksimalkan melalui strategi promosi yang terarah dan sosialisasi yang lebih intensif kepada sekolah, madrasah, pesantren, serta masyarakat umum. Jalur SPAN-PTKIN diarahkan untuk menjaring siswa berprestasi melalui seleksi nilai akademik, jalur UMPTKIN difokuskan pada seleksi berbasis ujian nasional PTKIN, sedangkan jalur Mandiri menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang belum lulus pada dua jalur sebelumnya namun tetap memiliki minat melanjutkan studi di UIN Syahada. Dengan optimalisasi ketiga jalur tersebut, diharapkan jumlah pendaftar dan kualitas calon mahasiswa baru dapat terus meningkat.

