UPT Bahasa UIN Syahada Turut Dukung Kesuksesan Maulid Akbar 1448 H
Padangsidimpuan, 23 September 2026 — Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M di kompleks UIN Syahada Padangsidimpuan, Selasa (22/9/2026), berlangsung semarak dan dihadiri ribuan jamaah. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat Kota Padangsidimpuan.
Di balik kelancaran helatan akbar tersebut, berbagai unsur di lingkungan UIN Syahada bergerak sesuai peran masing-masing, mulai dari penyiapan fasilitas, pelayanan jamaah, hingga penyambutan para tamu dan pimpinan.
UPT Bahasa Ambil Peran dalam Penyambutan Tamu
UPT Bahasa UIN Syahada menjadi salah satu titik pelayanan dan persinggahan tamu sebelum menuju panggung utama. Sejak rangkaian kegiatan berlangsung, jajaran UPT Bahasa bersiap menyambut dan melayani para tamu yang datang ke lingkungan unit tersebut.
Rektor UIN Syahada bersama para Wakil Rektor, Wali Kota Padangsidimpuan, serta sejumlah pejabat daerah lainnya menyempatkan diri singgah di Kantor UPT Bahasa sebelum melanjutkan perjalanan menuju panggung utama Maulid Akbar.
Kehadiran para pimpinan dan pejabat tersebut disambut langsung oleh jajaran UPT Bahasa. Selain menerima dan menyambut tamu, UPT Bahasa turut memastikan suasana persinggahan berlangsung nyaman sebelum para tamu melanjutkan agenda ke lokasi utama.
Peran tersebut menjadi bagian nyata dari dukungan UPT Bahasa terhadap pelaksanaan Maulid Akbar. Tidak berada di panggung utama, tetapi hadir melalui pelayanan, penyambutan, dan kesiapan unit dalam mendukung mobilitas para tamu selama kegiatan berlangsung.
Menghidupkan Sunnah, Membuktikan Cinta
Di tengah semaraknya Maulid, pesan keagamaan menjadi inti kegiatan. Dalam ceramahnya, penceramah mengajak umat Islam untuk kembali menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui penggunaan siwak.
Siwak yang sederhana menjadi pengingat bahwa menghidupkan sunnah tidak selalu harus dimulai dari perkara besar. Hal-hal kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan konsisten juga merupakan bagian dari upaya meneladani Rasulullah SAW.
Penceramah juga menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui kesungguhan mengikuti sunnah beliau.
“Cinta kepada Rasulullah bukan hanya diucapkan, tetapi dibuktikan dengan mengikuti sunnahnya.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa Maulid bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi momentum untuk menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.
Dari Kampus untuk Kebersamaan
Maulid Akbar 1448 H memperlihatkan kuatnya sinergi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat. Setiap unsur mengambil bagian sesuai tugasnya untuk memastikan kegiatan berjalan baik.
Bagi UPT Bahasa, keterlibatan tersebut diwujudkan melalui pelayanan dan penyambutan para tamu yang singgah sebelum menuju panggung utama. Kehadiran Rektor, para Wakil Rektor, Wali Kota Padangsidimpuan, dan sejumlah pejabat daerah di Kantor UPT Bahasa menjadi salah satu momen yang memperlihatkan langsung peran unit tersebut dalam mendukung helatan akbar UIN Syahada.
Dari ruang UPT Bahasa, pelayanan diberikan; dari lingkungan kampus, kebersamaan dibangun. Maulid Akbar pun menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menghadirkan wajah UIN Syahada yang ramah, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.


