Kepala UPT Bahasa UIN Syahada Jadi Narasumber Professional Development for English Lecturers di STAIN Mandailing Natal

Mandailing Natal, 21 September 2026 — Kepala UPT Bahasa UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, yg juga merupakan dosen bahasa Inggris di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. Eka Sustri Harida, M.Pd., didaulat sebagai narasumber dalam kegiatan Professional Development for English Lecturers yang diselenggarakan oleh Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN Mandailing Natal, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang mengusung tema Academic Writing and Digital Pedagogy tersebut berlangsung di Gedung Aula Terpadu STAIN Mandailing Natal dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat. Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars STAIN Mandailing Natal, serta pembacaan doa. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, Resdilla Pratiwi, S.Pd., M.Hum., dan Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Dr. Amrizal, M.Pd. Sebelum dibuka secara resmi oleh Pembantu Ketua I STAIN Mandailing Natal, Dr. Mhd. Ikbal, M.Pd., narasumber dan para peserta disuguhkan dngan tarian dan nyanyian yang menggugah semangat. Selanjutnya, dalam pembukaan tersebut, Dr. Ikbal mengatakan bahawa kegiatan pengembangan profesional dipandang penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tuntutan akademik dan perkembangan teknologi digital dalam pendidikan.

Sebagai narasumber, Dr. Eka Sustri Harida, M.Pd. menyampaikan materi yang berfokus pada penguatan kemampuan academic writing dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Materi pelatihan dirancang untuk menghubungkan kemampuan menulis akademik dengan kebutuhan dosen dan mahasiswa di era digital.

Dalam sesi academic writing, peserta diajak memahami bagaimana membangun paragraf akademik secara sistematis, mulai dari topic sentence, supporting sentences, hingga concluding sentence. Materi juga membahas pengembangan paragraf secara lebih rinci melalui major supporting sentences, minor supporting sentences, dan supporting details.

Selain kemampuan teknis menulis, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pentingnya mengembangkan hasil penelitian menjadi publikasi ilmiah. Narasumber menekankan bahwa hasil penelitian sebaiknya tidak berhenti pada laporan penelitian, skripsi, tesis, atau disertasi, tetapi perlu didiseminasikan melalui publikasi ilmiah agar dapat memberikan kontribusi bagi komunitas akademik dan praktik pendidikan.

Pembahasan juga diarahkan pada research gap dan novelty sebagai bagian penting dalam menghasilkan artikel ilmiah yang memiliki kontribusi akademik. Tidak kalah penting, kegiatan juga membahas AI dan digital pedagogy. Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan berbagai teknologi dan perangkat berbasis AI untuk mendukung proses akademik, seperti membantu melakukan brainstorming topik penelitian, menyusun kerangka tulisan, memperbaiki struktur kalimat, menganalisis literatur, serta mengembangkan bahan pembelajaran. Pada saat yang sama, penggunaan AI ditekankan tetap harus memperhatikan critical thinking, ethics, dan integritas penelitian.

Berbagai contoh AI tools juga diperkenalkan dalam kegiatan, antara lain ChatGPT, Claude, Grammarly, NotebookLM, Canva, Gamma, Quizlet AI, serta sejumlah perangkat digital lainnya yang dapat dimanfaatkan dalam ekosistem pembelajaran dan penelitian, namun lagi-lagi narasumber memaparkan bahwa critical thinking dan originalitas ide tetap harus dipertahankan, tidak patuh pada AI a hundred percent.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sesi pemaparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi interaktif, sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penulisan akademik, penelitian, publikasi, pemanfaatan AI, serta tantangan pembelajaran di era digital.Suasana kegiatan semakin semarak dengan adanya doorprize berupa buku yang diberikan langsung oleh narasumber. Tiga orang mahasiswa beruntung mendapatkan buku karya Dr. Eka Sustri Harida, yaitu Basic Reading dan Reading with Religious Moderation Values. Pemberian buku tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan budaya membaca dan menulis akademik.

Melalui kegiatan Professional Development for English Lecturers ini, diharapkan dosen dan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris STAIN Mandailing Natal semakin terdorong untuk membangun budaya akademik yang produktif, meningkatkan keterampilan academic writing, memanfaatkan teknologi secara kritis dan etis, serta mengembangkan hasil penelitian menjadi publikasi ilmiah. Sebagaimana pesan yang disampaikan dalam materi kegiatan, “A little writing today is better than NO WRITING at all.”