UPT Bahasa Tegaskan Komitmen Mutu dalam Pembukaan Monev SPMI 2026
Padangsidimpuan, 24 September 2026 — Penjaminan mutu tidak berhenti pada pemenuhan dokumen. Ia harus dibuktikan melalui pelaksanaan, dievaluasi secara objektif, dan ditindaklanjuti dengan perbaikan. Semangat inilah yang mengemuka dalam Pembukaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun 2026 di UIN Syahada Padangsidimpuan, yang turut dihadiri UPT Bahasa.
Kegiatan dibuka oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan. Dalam arahannya ditegaskan bahwa Monev bukan forum untuk mencari kesalahan, melainkan instrumen untuk mengidentifikasi hambatan, melihat kesenjangan pelaksanaan, dan merumuskan langkah perbaikan secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, auditor akan mendatangi langsung unit-unit yang menjadi sasaran evaluasi dan berkoordinasi dengan masing-masing unit terkait kebutuhan serta penyampaian dokumen. Dokumen pendukung dapat disiapkan dalam bentuk soft copy maupun hard copy.
Apabila masih terdapat dokumen yang belum terselesaikan, auditor akan memberikan ruang bagi unit terkait untuk melengkapinya dalam jangka waktu yang ditetapkan, hingga satu semester. Mekanisme ini memberikan kesempatan bagi setiap unit untuk melakukan pembenahan secara terukur sekaligus memastikan proses evaluasi berjalan secara objektif dan konstruktif.
Bagi UPT Bahasa, kehadiran dalam pembukaan Monev SPMI 2026 menjadi bagian dari kesiapan unit dalam memastikan pelaksanaan program dan layanan berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Monev tidak dipandang sebagai akhir dari proses evaluasi, tetapi sebagai titik ukur untuk memperkuat tata kelola, memperbaiki layanan, dan mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Dengan demikian, penjaminan mutu tidak sekadar tertulis dalam dokumen, tetapi hadir dalam kinerja dan kualitas layanan yang dirasakan sivitas akademika.