Langkah Menuju Maroko Dimulai di UIN Syahada: Peserta Tampil Maksimal di Hadapan Penguji

UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan selaku Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) sukses melaksanakan tes wawancara Seleksi Beasiswa Kerajaan Maroko Tahun 2026 pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan setelah peserta dinyatakan lulus Computer Based Test (CBT) pada seleksi nasional sebelumnya.

Sebelum pelaksanaan wawancara dimulai, kegiatan terlebih dahulu dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UIN Syahada, Bapak Prof. Dr. Arbanurrasyid, M.A. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan dilaksanakan secara objektif, profesional, dan transparan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia nasional. Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti seleksi dengan penuh kejujuran, kesiapan, dan percaya diri.

Pelaksanaan tes berlangsung tertib dan dimulai sejak pagi hari dengan agenda verifikasi berkas peserta. Wawancara dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.

Peserta yang mengikuti seleksi di PTP UIN Syahada berasal dari berbagai daerah, yakni Provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dari total 10 peserta yang terdaftar mengikuti tahap wawancara, sebanyak 9 peserta hadir dan mengikuti seluruh rangkaian seleksi.

Tes wawancara dilaksanakan untuk mengukur kesiapan akademik, kemampuan keislaman, serta kompetensi bahasa Arab calon mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Kerajaan Maroko. Materi yang diujikan meliputi hafalan Al-Qur’an minimal satu juz, kemampuan qira’atul kutub, serta wawasan keislaman dan kebangsaan.

Sementara itu, pada sesi qira’atul kutub, peserta diuji kemampuan membaca kitab berbahasa Arab tanpa harakat beserta pemahaman isi teks. Adapun pada sesi wawasan keislaman dan kebangsaan, peserta diuji terkait pemahaman nilai-nilai Islam moderat, wawasan kebangsaan, serta kesiapan menjadi representasi akademik Indonesia di luar negeri.

Tim penguji wawasan keislaman dan kebangsaan terdiri dari Prof. Arbanurrasyid, M.A. dan Dr. H. Sufrin Efendi Lubis, Lc., M.A. Pada bidang Al-Qur’an, pengujian dilaksanakan oleh Sylvia Kurnia Ritonga, Lc., M.Sy., Harun Al Rasyid, M.Pd., dan Syamsul Arifin Rangkuti, Lc., M.A. Sedangkan penguji qira’atul kutub terdiri dari Dr. Mhd. Arsad Nasution, M.Ag., H. Yasir Arafat, Lc., M.A., serta Syamsul Arifin, Lc., M.A.

Pelaksanaan seleksi berjalan lancar dan kondusif. Para peserta tampak antusias menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke Maroko melalui program beasiswa yang difasilitasi Kementerian Agama Republik Indonesia.

Melalui pelaksanaan seleksi ini, UIN Syahada kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang keislaman, bahasa Arab, dan pendidikan internasional.