UPT Bahasa UIN Syahada Tetap Gelar TOEFL dan TOAFL di Tengah Keterbatasan Laboratorium
Padangsidimpuan, 17 Juni 2026 — Komitmen UPT Bahasa UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dalam memberikan layanan akademik kembali dibuktikan. Di tengah penggunaan Laboratorium Komputer UIN Syahada untuk pelaksanaan kegiatan SNPMB wilayah Barat, UPT Bahasa tetap melaksanakan tes kompetensi bahasa TOEFL dan TOAFL bagi mahasiswa. Tes TOEFL dan TOAFL merupakan layanan rutin yang dikelola UPT Bahasa dan menjadi salah satu syarat akademik penting bagi mahasiswa, termasuk sebagai persyaratan mengikuti ujian komprehensif.
Berbeda dari pelaksanaan biasanya, ujian kali ini menerapkan skema yang lebih fleksibel. Para peserta diminta membawa laptop pribadi dan menginstal aplikasi ujian secara mandiri sebelum pelaksanaan tes. Langkah ini diambil sebagai solusi efektif agar layanan pengujian kompetensi bahasa tetap berjalan tanpa mengganggu agenda nasional yang sedang berlangsung di laboratorium kampus.
Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi. Meski harus menggunakan perangkat masing-masing, peserta tetap hadir dan mengikuti seluruh prosedur ujian dengan tertib. Kesadaran bahwa sertifikat TOEFL dan TOAFL merupakan salah satu syarat penting menuju ujian komprehensif menjadi motivasi utama mahasiswa untuk mengikuti tes ini.
Pelaksanaan ujian hari ini menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk memberikan pelayanan akademik yang optimal. Dengan inovasi dan adaptasi yang cepat, UPT Bahasa UIN Syahada berhasil memastikan bahwa kebutuhan mahasiswa terhadap sertifikasi kompetensi bahasa tetap terpenuhi tepat waktu.
Kepala UPT Bahasa, Dr. Eka Sustri Harida, M.Pd. mengatakan: “UPT Bahasa tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada mahasiswa walau harus memberikan pelayanan tes dgn berbagai kondisi dan situasi. Hal ini dilakukan agar kebutuhan mahasiswa utk sertifikat tes toafl dan TOEFL sebagai salah satu syarat kelulusan mereka tidak terkendala”.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen UPT Bahasa dalam menjaga kontinuitas layanan akademik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa di tengah berbagai tantangan teknis yang dihadapi kampus